Infokom PPDI Bulukumba - JAKARTA. PPDI Rayakan Dua Dekade Pengabdian, Rakernas Bahas Masa Depan Tata Kelola Desa. Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) akan menggelar puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 sekaligus Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Rabu, 17 Juni 2026, di Auditorium Utama Balai Makarti Muktitama, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta Selatan.
Momentum ini menjadi tonggak penting perjalanan organisasi yang selama dua dekade terakhir menjadi wadah perjuangan dan penguatan kapasitas perangkat desa di seluruh Indonesia. Ribuan perangkat desa dari berbagai daerah diperkirakan hadir untuk merayakan hari bersejarah tersebut sekaligus menyusun agenda strategis pembangunan desa ke depan.
Berdasarkan surat undangan resmi Pengurus Pusat PPDI Nomor 097/PP.PPDI/V/2026 tertanggal 30 Mei 2026, kegiatan ini mengundang jajaran Pengurus Pusat PPDI, Ketua PPDI Provinsi, hingga Ketua PPDI Kabupaten/Kota se-Indonesia untuk menghadiri rangkaian acara yang berlangsung sehari penuh.
Menandai 20 Tahun Perjalanan PPDI. Dua puluh tahun bukanlah perjalanan singkat. Di tengah dinamika regulasi pemerintahan desa yang terus berkembang, PPDI hadir sebagai ruang konsolidasi bagi perangkat desa untuk memperkuat profesionalisme, kapasitas, dan kontribusi terhadap pembangunan nasional dari tingkat paling bawah.
Perangkat desa selama ini menjadi ujung tombak pelayanan publik yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Mereka mengelola administrasi kependudukan, pelayanan sosial, pembangunan desa, hingga pelaksanaan berbagai program pemerintah pusat dan daerah.
Karena itu, peringatan Harlah ke-20 PPDI bukan sekadar seremoni organisasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang perangkat desa dalam mengawal pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dihadiri Tokoh Nasional dan Pejabat Tinggi Negara. Salah satu daya tarik utama acara ini adalah kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara yang dijadwalkan memberikan sambutan dan pandangan strategis terkait masa depan desa Indonesia.
Berdasarkan susunan acara sementara, Menteri Desa dan PDT, Menteri Dalam Negeri, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan dijadwalkan hadir memberikan sambutan kepada peserta. Bahkan, Wakil Presiden Republik Indonesia direncanakan menyampaikan pidato utama sekaligus membuka secara resmi peringatan Harlah ke-20 PPDI.
Kehadiran para pemangku kepentingan nasional tersebut menunjukkan bahwa desa tetap menjadi prioritas dalam agenda pembangunan Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan transformasi digital, ketahanan pangan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Rakernas Bahas Tantangan dan Masa Depan Desa. Setelah rangkaian peringatan Harlah, kegiatan akan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional PPDI yang menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi perangkat desa dari seluruh Indonesia.
Rakernas akan menghadirkan diskusi panel bersama sejumlah narasumber penting, di antaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri PAN-RB, akademisi Prof. Dr. Sutoro Eko Yunanto, M.Si., serta perwakilan Komisi II DPR RI. Forum ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret bagi penguatan kelembagaan desa dan peningkatan kesejahteraan perangkat desa.
Peserta juga akan diberikan ruang untuk menyampaikan usulan, masukan, dan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Hasil pembahasan tersebut nantinya dirumuskan menjadi rekomendasi Rakernas yang akan disampaikan kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan kebijakan.
Konsolidasi Nasional Perangkat Desa. Ketua Umum PPDI Sarjoko, S.H., bersama Sekretaris Jenderal Muhammad Nuh, S.E., dalam surat undangan resmi menyampaikan harapan agar seluruh jajaran PPDI di daerah dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Khusus wilayah Jawa yang meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten, setiap kabupaten/kota diminta mengikutsertakan sedikitnya 16 anggota sebagai bentuk penguatan konsolidasi organisasi. Sementara itu, pengurus tingkat provinsi diminta mengoordinasikan serta melaporkan jumlah peserta dari masing-masing daerah sebelum pelaksanaan kegiatan.
Langkah ini menunjukkan keseriusan PPDI dalam memastikan keterwakilan perangkat desa dari seluruh Indonesia dalam proses pengambilan keputusan organisasi.
Momentum Menyatukan Semangat Membangun Indonesia dari Desa. Peringatan Harlah ke-20 PPDI dan Rakernas 2026 dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perangkat desa.
Di tengah berbagai tantangan pembangunan nasional, desa tetap menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, serta penguatan sosial masyarakat. Karena itu, penguatan kapasitas perangkat desa menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
Melalui forum nasional ini, PPDI berharap mampu melahirkan gagasan, rekomendasi, dan langkah strategis yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Dua puluh tahun perjalanan PPDI menjadi bukti bahwa perangkat desa memiliki peran vital dalam menjaga denyut pembangunan nasional. Dari desa, masa depan Indonesia terus dibangun, dirawat, dan diperjuangkan.